Skip to main content

Posts

Secangkir Flower Tea (2) Pertemuan

Pagi ini aku jalan-jalan di sekitar rumah untuk menikmati pagi yang lama tidak kurasakan. Cuaca sangat cerah, menskipun masih dingin karena gerimis kemarin malam. Tapi karena itu membuat semakin indah pagi ini. Sesampainya di depan rumah, aku sangat keget dengan apa yang aku lihat. Benarkah itu dia? Gadi ini sangat mungil, dia mencoba mengintip ke dalam rumah, meski tahu hal yang dilakukannya percuma dia tetap melakukannya. Gadis itu memakai kardigan warna biru cerah, rok selutut bermotif bunga matahari yang cerah, sepatu mungil bewarna putih, rambutnya yang panjang dia kuncir dengan bando kawat bermotif bunga matahari, tas kecil yang disampirkan di bahu kirinya, dan di tangan kanannya dia membawa bungkusan yang bermotif bunga dandelion. Kurasa anak ini sangat menyukai bunga. Sekian detik aku memandangnya, tapi dia tetap tidak menyadari keberadaanku. Akhirnya, aku memanggilnya, "Risa?" Dia menoleh dengan kaget,"Hai", sapanya karena kaget dan diteruskan, "Mau Sa...

Perang Dingin

Waktu memandangmu aku hanya terdiam. Entah apa yang membuat dirimu berbeda. Ataukah karena tembok besar yang kau bangun itu, menghalangi segala hal baik yang akan engkau terima. Kau hanya punya satu pintu di ujung bentengmu, hanya bisa dilewati oleh orang yang kau pilih. Tak menghiraukan orang lain, yang sudah rela berbaris untuk masuk, tapi engkau menolaknya dengan sikap tak peduli. Dia tak sekali mencoba untuk berbaris di sana, meski dengan cara lain kau tetap mengusirnya secara dingin. Entah apa yang kau pikirkan, tapi kami masuk bukan untuk meruntuhkan bentengmu, kami hanya ingin bersamamu. Demi sebuah ideologi yang kau pertahankan. Tentang kriteria orang yang mampu masuk. Demi sebuah keegoisanmu tentang kehidupan. Segala apa yang kau inginkan haruslah nampak di depanmu. Kau benci dengan satu hal, sehingga kau akan membenci segalanya Kau selalu memandang dari satu sisi, yaitu pintu kecil di sudut itu. Kau benci dengan segala yang tidak cocok denganmu dan kau akan membenci segalanya...

Secangkir Flower Tea (1) Pagi yang Indah

Hari itu aku melihatmu kesakitan, mendengarkan setiap jeritan yang terdengar darimu. Batapa hancurnya aku saat kau mengerang kesakitan, betapa runtuhnya aku saat kau menggenggam bajuku. Meski kau tahu cengkraman itu takkan pernah membuat rasa sakitmu tak berhenti. Segalanya membuatku ingin menumpahkan air mataku. Tidak, aku takkan meluapkannya, aku akan tegar untuk menopangnya. Saat aku memutuskan untuk di sampingnya, aku akan menjadi kuat. Itulah janjiku saat itu. ### Hari itu, seperti biasa aku bertemu dengannya di depan rumahnya. Aku sudah berdiri di depan bel pintu itu selama 15 menit, tapi ragu untuk memencetnya hingga akhirnya dia, Doni berdiri di belakangnya. Aku sangat kaget tiba-tiba dia menyapanya. "Risa?" "Hai," aku terpaku dan hanya bisa mengatakan itu. Apa itu terlihat jelas? Doni memiringkan kepalanya sedikit dan akan bertanya lagi, sebelum aku memotong, "Mau sandwich?" dengan menunjukkan kotak makanan di depannya. Doni mengangguk mentakan iy...

Dua Sisi

Menangislah wahai kesedihan Menangislah dekapan hujan Menangislah dalam kesedihan Menangislah dalam kesunyian Jangan menangis dalam terangnya matahari Hujan akan menutupi kesedihanmu Hingga hujan terhapuskan oleh matahari Pelangi akan mengeringi senyummu Hidup memang takkan terus ada senyuman Hidup bukan hanya sekedar kebahagiaan Hidup tak hanya untuk mencapai kematian Hidup adalah sebuah proses penerimaan Penerimaan kesedihan Penerimaan kebahagiaan Penerimaan kesunyian Penerimaan kebersamaan Menangis bukan hanya sekedar kelemahan Senyuman bukan hanya sekedar kebahagiaan Akan ada dua sisi dalam setiap perlakuan Entah kapan itu, butuh sebuah keyakinan Love Ruu

Love isn't Cinderella Story

Cinta bukanlah Cinderella yang terus menunggu Cinta seperti pangeran yang berusaha mencari Cinderella Cinta takkan berjalan semudah cinta pada pandangan pertama Akan selalu ada tangisan dalam setiap cerita Akan selalu ada kesalahan dalam setiap cerita Akan selalu ada masalah dalam setiap cerita Tapi Cerita akan menampilakan senyuman Cerita akan menunjukkan kebenaran Cerita akan memeberikan penyelesaian Jika kau percaya itu . . . Kisah cinta bukanlah seperti kisah Cinderella. Dimana Sang Pangeran bisa mencintai Cinderella pada pandangan pertama. Cinta bukanlah sebuah kisah yang mudah untuk dirasakan, takkan semudah menemukan dengan sebuah sepatu kaca yang indah. Cinta takkan selalu indah, seperti Cinderella yang begitu cantik dan Pangeran yang sangat tampan. Cinta takkan semudah itu untuk melepaskan segalanya hanya karna sebuah cinta. Bagai sebuah musim yang selalu berganti, selalu berbeda dalam setiap tahunnya. Cinta takkan seindah saat musim itu menampakkan dirinya. Cinta akan sulit s...

Conversation

Beberapa kutipan percakapan yang aku dengarkan dari teman-temanku. "Sebenarnya, hampir setiap cewek itu memiliki sifat matre, dalam artian matre yang menginginkan hidupnya tercukupi. Cukup untuk makan, minum, tempat tinggal, dan lain-lainnya. Matre bukan dalam artian seorang cowok harus menuruti apa yang diinginkan cowok yang berhubungan dengan keuangan," kata Miss A. "Bukannya matre. Hanya saja kita sebagai seorang wanita memiliki kebutuhan sebagai seorang wanita yang harus dipenuhi. Kita kan tidak bisa hidup hanya bermodalkan cinta. Selain itu, pria mapan itu merupakan salah satu kriteria dari orang tuaku. Apalagi kakakku yang sudah memiliki suami yang mapan. Sehingga saat aku mencari calon setidaknya kemapanannya itu setingkat kakak iparku atau lebih. Saat kita memikirkan untuk pacaran, dalam usia kita, waktunya untuk memikirkan dengan serius ke depan. Pacaran bukan hanya pilihan main-main. Kita juga harus memikirkan masa depan kita," kata Miss D. Cewek matre ada...

Who is your love?

Kriteria dalam sebuah cinta takkan ada yang tahu pasti. Kita bertemu dengan seseorang tiap harinya, mungkin salah satu dari itu adalah cintamu. Untuk kesekian kalinya cinta membuat sebuah kesakitan Tapi setiap orang membutuhkan sebuah cinta, bukan? Kesedihan dan kebahagiaan adalah dua hal yang berlawanan namun selalu berjalan beriringan. kebahagiaan akan datang saat kita memaknai sebuah kesedihan. Dan kesedihan datang saat kita mulai terbiasa dengan kebahagian. Hidup ini bagaimana jalannya takkan ada orang yang tahu. Kejutan-kejutan kecil yang sering kita dapatkan harusnya kita syukuri, karena itulah hal yang membuat kita hidup sehidupnya. Hari yang sangat melelahkan. Pagi dimana aku harus bangun pagi karena harus bergulat dengan penyakit bulanan wanita. Biasa aja! Sedikit melilit meski harus pegang perut setiap melakukan aktivitas padahal tak begitu berat. Hampir tiap bulan aku rasakan, biasa saja. Aku mengawali hari dengan niat baik, mengerjakan tugas yang lama aku tumpuk menjadi sat...