Skip to main content

Bahasa Benar dan Salah


Aku tertarik dengan sebuah paragraf bagus dari sebuah artikel

"Saya percaya bahwa pikiran tercermin melalui bahasa. Berbahasa adalah berpikir. Tidak ada pikiran di luar bahasa. Maka bagi saya berbahasa adalah soal bermain pikiran, jauh melebihi benar dan salah."
Source Geo Times

 Artikel tersebut sedang membahas tentang sebuah penggunaan bahasa. Bahasa merupakan hasil dari sebuah pemikiran dan digunakan untuk menyampaikan dari sebuah pemikiran, karena itu pikiran takkan lepas dari sebuah bahasa. Pemilihan bahasa bukanlah tentang mana bahasa yang benar dan salah, tapi tentang konteksnya. Bahasa yang menurut saya baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan konteksnya. Seperti bahasa yang tepat digunakan untuk menulis cerpen dan artikel menggunakan bahasa yang berbeda.

Menurut saya bahasa merupakan tentang budaya juga. Kita menggunakan bahasa yang tepat untuk artikel, cerpen, acara pernikahan, diskusi, dan lainnya dipengaruhi karena 'umumnya begitu' kemudian adanya kesepakatan untuk menggunakan bahasa yang tepat. 

Penggunaan bahasa yang terikat itu juga tidak ada masalah, tapi penggunaan bahasa juga bebas untuk setiap individu, karena individu tersebutlah yang memiliki hak tentang bahasa yang akan dipilih.

Terlintas di pikiran saya,
Setiap orang memiliki hak untuk berpendapat.
Setiap orang juga memiliki hak untuk didengarkan atau dibaca pendapatnya.
Setiap orang memiliki kewajiban untuk menghargai pendapat orang lain dengan membaca atau mendengarkan.
Tapi
Setiap orang memiliki hak untuk menolak/tidak menerima pendapat orang lain
dan Setiap orang memiliki kewajiban untuk menerima sikap tersebut.

Ayo menulis~~

Comments

Popular posts from this blog

Secangkir Flower Tea (1) Pagi yang Indah

Hari itu aku melihatmu kesakitan, mendengarkan setiap jeritan yang terdengar darimu. Batapa hancurnya aku saat kau mengerang kesakitan, betapa runtuhnya aku saat kau menggenggam bajuku. Meski kau tahu cengkraman itu takkan pernah membuat rasa sakitmu tak berhenti. Segalanya membuatku ingin menumpahkan air mataku. Tidak, aku takkan meluapkannya, aku akan tegar untuk menopangnya. Saat aku memutuskan untuk di sampingnya, aku akan menjadi kuat. Itulah janjiku saat itu. ### Hari itu, seperti biasa aku bertemu dengannya di depan rumahnya. Aku sudah berdiri di depan bel pintu itu selama 15 menit, tapi ragu untuk memencetnya hingga akhirnya dia, Doni berdiri di belakangnya. Aku sangat kaget tiba-tiba dia menyapanya. "Risa?" "Hai," aku terpaku dan hanya bisa mengatakan itu. Apa itu terlihat jelas? Doni memiringkan kepalanya sedikit dan akan bertanya lagi, sebelum aku memotong, "Mau sandwich?" dengan menunjukkan kotak makanan di depannya. Doni mengangguk mentakan iy...

Dua Sisi

Menangislah wahai kesedihan Menangislah dekapan hujan Menangislah dalam kesedihan Menangislah dalam kesunyian Jangan menangis dalam terangnya matahari Hujan akan menutupi kesedihanmu Hingga hujan terhapuskan oleh matahari Pelangi akan mengeringi senyummu Hidup memang takkan terus ada senyuman Hidup bukan hanya sekedar kebahagiaan Hidup tak hanya untuk mencapai kematian Hidup adalah sebuah proses penerimaan Penerimaan kesedihan Penerimaan kebahagiaan Penerimaan kesunyian Penerimaan kebersamaan Menangis bukan hanya sekedar kelemahan Senyuman bukan hanya sekedar kebahagiaan Akan ada dua sisi dalam setiap perlakuan Entah kapan itu, butuh sebuah keyakinan Love Ruu

Love Forever

Cinta sejati bukanlah hal yang klise. Aku percaya itu, itulah yang membuatku terus menunggu. Aku percaya dia akan datang padaku, sebuah harapan yang terus kugenggam dalam impianku. Mungkin bukanlah seorang pangeran, bukanlah seorang yang kaya ataupun charming. Cinta sejati yang selamanya akan terus berkembang meski kita sudah mati. I believed it. We never died. Bukankah itu kata yang aneh, tapi aku yakini itu. Ketika seseorang memiliki anak kandung, dia akan memberikan DNA pada anak itu, sebuah gen yang akan melekat pada anak itu. Anak itu akan terus berkembang hingga dia punya anak yang akan menjadi cucumu dan begitulah selanjutnya. DNA itu akan terus diturunkan. Jika kau memiliki cinta sejatimu, akankah itu lebih indah layaknya sebuah kelahiran. Hari ini aku baru saja menonton sebuah film yang menceritakan tentang sebuah cinta sejati yang hidup selamanya. Aku berpikir apakah tema cinta masih sesuatu hal yang utama dalam hidupku. Melihat kisah yang berakhir bahagia, hal yang mengheran...